Latar Belakang
Cokelat atau Coklat adalah sebutan untuk hasil olahan makanan atau minuman dari biji kakao (Theobroma cacao), Cokelat pertama kali dikonsumsi oleh penduduk Mesoamerika kuno sebagai minuman, walaupun dipercaya bahwa dahulu cokelat hanya bisa dikonsumsi oleh para bangsawan.Cokelat
umumnya diberikan sebagai hadiah atau bingkisan pada hari ulang tahun dan hari
raya. Dengan bentuk, corak, dan rasa yang unik, cokelat sering digunakan
sebagai ungkapan terima kasih, simpati, atau perhatian bahkan sebagai
pernyataan cinta. Cokelat juga telah menjadi salah satu rasa yang
paling populer di dunia. Selain dikonsumsi paling umum dalam bentuk cokelat
batangan, cokelat juga menjadi bahan minuman hangat dan dingin.
Kakao (Theobroma cacao L.) adalah pohon budidaya di perkebunan yang
berasal dari Amerika Selatan, tetapi sekarang ditanam di berbagai kawasan tropika.
Dari biji tumbuhan
ini dihasilkan produk olahan yang dikenal sebagai cokelat.
Kakao
secara umum adalah tumbuhan menyerbuk silang dan memiliki sistem
inkompatibilitas-sendiri .Walaupun demikian, beberapa varietas kakao mampu
melakukan penyerbukan sendiri dan menghasilkan jenis komoditas dengan nilai
jual yang lebih tinggi.
Buah tumbuh dari bunga yang
diserbuki. Ukuran buah jauh lebih besar dari bunganya, dan berbentuk bulat
hingga memanjang. Buah terdiri dari 5 daun buah dan memiliki
ruang dan di dalamnya terdapat biji.
Warna buah berubah-ubah. Sewaktu muda berwarna hijau hingga ungu. Apabila masak
kulit luar buah biasanya berwarna kuning.
Biji terangkai pada plasenta yang tumbuh
dari pangkal buah, di bagian dalam. Biji dilindungi oleh salut biji (ari) lunak
berwarna putih. Dalam istilah pertanian disebut pulp. Endospermia biji mengandung lemak dengan
kadar yang cukup tinggi. Dalam pengolahan pascapanen, pulp difermentasi selama
tiga hari lalu biji dikeringkan di bawah sinar matahari.
Indonesia merupakan negara penghasil
kakao terbesar ketiga di dunia dengan produksi mencapai 659,7 ribu ton
pada 2020.Indonesia juga merupakan satu-satunya dari lima besar negara penghasil kakao yang
tidak terletak di Afrika, melainkan di Asia Tenggara. Menurut data Badan Pusat
Statistik (BPS), sejumlah provinsi di Sulawesi menjadi produsen kakao terbesar secara nasional pada
2020. Sulawesi Tengah merupakan provinsi di Indonesia yang memproduksi
kakao terbanyak, yakni 128,2 ribu ton.
Pantai
Gading masih menjadi negara dengan produsen biji kakao terbesar di
dunia. Pada 2020, negara yang terletak di Afrika Barat ini mampu
menghasilkan 2,03 juta ton kakao. Pantai Gading mengandalkan ekspor kakao
sebesar 40% dari pendapatan ekspor mereka, yang berarti perekonomian nasional
mereka sangat bergantung pada harga kakao. Jumlah populasi di negara ini lebih
dari 26 juta, dengan lebih dari enam juta penduduknya bekerja di sektor
produksi kakao.
Negara penghasil kakao terbesar kedua, yaitu Ghana dengan total produksi
pada 2020 mencapai 883,6 ribu ton. Produksi kakao di negara itu menyumbang
30% dari pendapatan ekspornya. Selanjutnya, Nigeria merupakan negara
penghasil kakao terbesar setelah Indonesia, dengan produksi mencapai 328,27
ribu ton pada 2020.
Namun, Indonesia belum memanfaatkan sepenuhnya hasil panen kakao.
Itu lantaran banyak pohon kakao yang sudah tua, metode pertanian yang
digunakan sudah usang, serta penggunaan bahan kimia dalam budidaya biji
kakao secara tidak tepat.Kakao yang dihasilkan Indonesia sebagian besar diekspor ke mancanegara
dengan negara-negara utama tujuan ekspor yakni Malaysia, Vietnam, Amerika
Serikat, India, China, Belanda dan Australia. Dan Indonesia kebanyakan hanya
mengekspor dalam bentuk mentah atau sebagai bahan baku bukan bahan hasil
olahan. Sehinngga nilai dari barang tersebut masih rendah.Seharusnya perlu
dilakukan pengolahan terlebih dahulu agar dapat menaikan nilai dari kakao
tersebut,apalagi jika hanya mengekspor bahan mentah bahan tersebut dapat
Kembali lagi ke Indonesia saat sebagai bahan jadi dengan kata lain kita membeli
Kembali apa yang kita jual
sinuwun cokelat adalah Langkah kami untuk mengolah biji kakao menjadi cokelat siap konsumsi,
diharapkan kedepannya kita dapat berkontribusi dalam peningkatan dari nilai
kakao dari pada sekarang
Selain sebagai produsen cokelat kami juga akan
berperan untuk memberi edukasi dan berbagai informasi tentang kakao dan hasil
olahan-olahannya kepada masyarakat
sumber
foto : instagram @seatcco cokelat bawen
artikel : wikipedia
Komentar
Posting Komentar